6 Makanan Khas Palembang

Makanan khas Palembang

Palembang merupakan ibukota dari provinsi Sumatera Selatan. Palembang terkenal dengan tempat wisatanya, seperti Jembatan Apera dan Sungai Musi. Selain tempat wisatanya, Palembang juga mempunyai kuliner yang unik, lezat, dan sangat populer di Indonesia. Contoh makanan khas Palembang yang paling terkenal adalah pempek, mie celor, tekwan, pindang ikan patin, dan lainnya.

Makanan Khas Palembang

  1. Pempek

Makanan khas Palembang yang paling terkenal adalah pempek. Pempek juga biasa disebut mpek mpek. Sejarah dari pempek ini dibawa oleh orang Tionghoa yang merantau ke Palembang di abad ke 16. Bahan utama pembuatan pempek adalah daging ikan. Banyak jenis ikan yang bisa dibuat untuk pempek, seperti ikan belida, ikan gabus, ikan putak, ikan bujuk, ikan toman, ikan tenggiri, ikan ekor kuning, ikan kakap merah, dan ikan parang parang. Ini juga direkomendasikan oleh Situs Poker Online Terpercaya.

Pempek sekarang sudah ada dimana mana, bahkan ada banyak penjual kaki lima yang keliling kampung atau komplek yang menjual pempek. Pempek memiliki banyak jenis, ada kapal selam, lenjer, adaan, kulit ikan, pistel, telur kecil dan keriting.

  1. Mie Celor

Dari nama mie celor, bukan berarti mie celor diambil dari nama telur, melainkan dari bahasa Palembang celor yang berarti dicelup celupkan. Mie celor memiliki warna yang pucat, lebih ke putih yang disajikan dengan kaldu udang yang memiliki aroma menggoda. Mie yang digunakan untuk mie celor di celupkan ke air yang mendidih agar menjadi lebih lembut.

Bahan utama untuk membuat mie celor adalah mie telur, toge, telur rebus yang dipotong, dan air panas. Untuk bahan pembuatan kuahnya adalah air, santan, telur yang dikocok, tepung kanji, jeruk limau, merica, garam, dan gula. Selain itu kamu juga bisa menambahkan kucai yang diiris dan bawang goreng.

  1. Kemplang

Kemplang merupakan camilan khas dari Palembang. Kemplang merupakan cemilan sejenis kerupuk yang menggunakan ikan gabus atau ikan tenggiri. Kemplang terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu kemplang kerupuk bulat, kemplang getas, kemplang panggang, kemplang mangkuk, kemplang koin, kemplang keriting.

  1. Tekwan

Tekwan adalah makanan khas Palembang yang berasal dari kata Berkotek Samo Kawan yang berarti bersama teman, karena dengan memakan tekwan juga melambangkan pertemanan. Tekwan menggunakan bahan utama tepung tapioka dan daging ikan yang dibentuk bulat kecil dan dilengkapi dengan kuah udang yang memiliki rasa lezat.

Di dalam seporsi tekwan juga dilengkapi dengan bahan lainnya, seperti daun bawang, bihun, soun, potongan jamur, irisan bengkoang, dan bawang goreng sebagai penyedap rasa.

  1. Pindang Ikan Patin

Dari namanya saja kita sudah tahu kalau makanan khas Palembang yang satu ini menggunakan ikan patin sebagai bahan utamanya. Pindang ikan patin merupakan olahan daging ikan patin yang diberikan kuah hangat yang memiliki rasa asam, pedas, dan gurih yang membuat lidah kita termanjakan. Selain itu, pindang ikan patin juga ada 3 jenis, yaitu pindang ikan patin serani, pindang ikan patin tempoyak, dan pindang ikan patin berkuah bening.

Ketiganya sama sama mempunyai rasa yang pedas, asam, dan gurih. Namun, untuk pindang ikan patin tempoyak dicampur durian sehingga lebih segar, dan pindang ikan patin serani menggunakan bumbu yang telah dibakar.

  1. Kue 8 Jam

Kue khas Palembang ini memiliki nama 8 jam, karena total waktu pembuatan dari kue ini memakan waktu sekitar 8 jam. Untuk membuat kue 8 jam menggunakan telur bebek, mentega, gula pasir, dan susu kental manis. Kue 8 jam memiliki aroma yang wangi dan rasa yang lembut ketika dimakan.